Senin, 02 Mei 2011

Cinta dan Benci

bagaimana cara membuatmu bahagia
nyaris ku menyerah jalani semua
tlah berbagai kata ku ungkap percuma
agar kau percaya cintaku berharga
tak kuat ku menahanmu, mempertahankan cintaku
namun kau begitu saja, tak pernah merindu
reff:
sungguh aku tak bisa, sampai kapanpun tak bisa
membenci dirimu, sesungguhnya aku tak mampu
sulit untuk ku bisa, sangat sulit ku tak bisa
memisahkan segala cinta dan benci yang ku rasa
apa kau mengerti ku sedih sendiri
tanpa ada kamu ku merasa sepi
tlah lama ku menantimu, diam sendiri menunggu
setengah hati mencinta, ku sakit karenamu
repeat : reff
woo ooo ku sakit karenamu
sungguh aku tak bisa, sampai kapanpun tak bisa
membenci dirimu, sesungguhnya aku tak mampu
sulit untuk ku bisa, sangat sulit ku tak bisa
memisahkan segala cinta dan benci
sungguh aku tak bisa membenci dirimu
sesungguhnya aku tak mampu
sungguh aku tak bisa, sampai kapanpun tak bisa
memisahkan segala cinta dan benci ooo
cinta dan benci ooo yang ku rasa

(Geisha)
*bolehlah Geicha... hehehe..
READ MORE ...

Bondan Prakoso - Waktu

Ini sepotong kisah, tentang perjalanan seorang insan menapaki jejak kehidupan, dia lahir ke dunia dari keluarga, tidak miskin kurang kaya yo tapi sederhana, ayah berdagang ibu mengasuh dia dirumah, sejak kecil belajar susah hanya bersikap pasrah, sempat sesaat mengenal A.S.i dari ibu, syukuri rahmat dapat singkat nikmat ilmu

brigd: dia takan gentar meski guntur menggelegar, aral melintang tak mampu untuk buat pudar, hanya syukuri anugrah akan nasib dan takdir, dia takan menyerah t'rus berjuang hingga akhir...
Reff: tapakilah jejak diri wujudkanlah mimpi dan yakinlah kan kau raih, lakukanlah dari hati beri yang terbaik, pastikan kau raih

dan kini dia injak usia labil, dia tinggalkan satu masa kala ia kecil, skil, get real, hi can make it berhasil, sekian dari banyak mimpi dalam hati kecil, kecil sebenarnya berarti besar dia terlempar dalam panggung hidup yang kasar, sabarya kawan ini tentang edukasi yang tak terdapat mari sekolah ataupun skripsi

brigd: dia takan gentar meski guntur menggelegar aral melintang tak mampu untuk buat pudar, hanya syukuri anugrah akan nasib dan takdir, dia takan menyerah t'rus berjuang hingga akhir...
Reff: tapakilah jejak diri wujudkanlah mimpi dan yakinlah kan kau raih (berpasrah pada waktu) lakukanlah dari hati beri yang terbaik, pastikan kan kau raih (semua cinta dan mimpi mu)
hanya waktu yang dapat menjawab... Mampukah dia merubah... Saat semua mimpinya saat dimana jalan-nya lebar terbuka, dia merdeka nyata dan bahagia, dia tertawa di akhir semua usaha, dan percaya jalan tak selalu berliku dan mengerti celah untuk berpacu reff: tapakilah jejak diri wujudkanlah mimpi dan yakinlah kan kau raih, lakukanlah dari hati beri yang terbaik pastikan kau raih...
READ MORE ...

Jumat, 29 April 2011

KARAKTERISTIK DEMOGRAFI, EKONOMI, DAN SOSIAL KONSUMEN

1. Apa itu karakteristik demografi, ekonomi, dan sosial konsumen?
Jawab
· Karekteristik demografi adalah hal-hal yang menunjukan atau menggambarkan karakteriktik yang khas suatu penduduk. Terbagi atas usia, agama, suku, dll.
· Karakteristik ekonomi adalah hal yang menggambarkan pendapat, pengeluaran rumah tangga, serta penggunaan kredit dan kartu kredit sebagai sumberdaya ekonomi konsumen.
· Karekteristik social konsumen adalah status yang menunjukan kedudukan konsumen dalam kelas social konsumen tertentu, dipengaruhi oleh faktor ekonomi, interaksi dan politik.
2. Kenapa penting mempelajari karakteristik demografi, ekonomi, dan kelas sosial konsumen?
Jawab
Karene karakteristik demografi, ekonomi, dan social konsumen dapat menunjukan tingkat keinginan, persepsi, dan kebutuhan konsumen. Sehingga memudahkan pemasr dalam membuat strategi pemasaran suatu produk atau jasa. Produk dan jasa yang dipasarkan yang sesuai dengan ketiga karakteristik tersebut akan lebih mudah diterima oleh konsumen.
3. Apa beda demografi dan subbudaya?
Jawab
· Demografi adalah karakteristik yang membedakan masyarakat disuatu penduduk. Contohnya adalah demografi.
· Subbudaya adalah variable dari demografi yang menjelaskan demografi tersebut. Contohnya anak-anak, remaja, dewasa awal, dan lansia.
4. Kenapa kita perlu mengetahui detail demografi dan subbudaya?
Jawab
Dengan mengetahui detail demografi dan subbudaya maka untuk mengelompokkanatau segmentasi pasar terhadap konsumen. Detail demografi seperti usiadengan contoh subbudaya anak-anak, remaja, dewasa dan lansia, maka produk yang dipasarkan atau kebutuhan konsumen berbeda-beda. Dengan demikian, pemasar dapat menyusun strategi yang sesuai dengan karekteristik demografi serta subbudaya konsumen sehingga produk dan jasa dapat diterima konsumen.
5. Gambarkan perbedaan sikap, persepsi, prilaku yang diamati, karena adanya subbudaya?
Jawab
Dengan adanya subbudaya maka perbedaan sikap, persepsi, dan perilaku yang diamati akan lebih banyak dan beranekaragam. Hal tersebut dikarenakan setiap orang bisa menjadi anggota dalam beberapa subbudaya. Misalnya: seorang remaja Sunda. Hal tersebut merupakan gambaran karakteristik dari demografi usia dan suku bangsa dengan subbudaya usia remaja dan suku Sunda. Indonesia yang memiliki berbagai macam suku bangsa budaya dan berbagai karakteristik demografi menyebabkan akan semakin banyak perbedaan persepsi, sikap dan perilaku antara orang yang satu dengan orang yang lain.
6. Mengapa data-data demografi dikumpulkan ke pemerintah dan mengapa 3 variabel yaitu usia, pendidikan dan pekerjaan, serta lokasi geografik penting dikumpulkan?
Jawab:
Data-data demografi yang disebutkan diatas sangat penting untuk diketahui pemerintah, agar pemerintah dapat mengetahui keadaan penduduknya dalam hal usia, pendidikan, pekerjaan dan lokasi geografi. Misalnya pada kondisi demografi usia, pemerintah dapat mengerahui usia dominan yang ada di Indonesia. Begitu juga untuk yang lainnya. Berdasarkan hal tersbeut maka pemerintah dapat menentukan berbagai kebijakan kepada berbagai produsen untuk memproduksi barang sesuai dengan kondisi demografi usia, pendidikan, pekerjaan dan lokasi geografi penduduk Indonesia pada umumnya.
7. Mengapa setiap warga negara memiliki pendidikan yang baik?
Jawab:
Pendidikan yang baik penting untuk berbagai hala. Pada kegiatan perilaku konsumsi, pendidikan penting agar:
- Masyarakat tidak mudah dibodohi dengan produk-produk yang ada
- Masyarakat lebih cerdas dalam menentukam produk yang akan diproduksi
- Masyarakat dapat memilih produk dengan tepat.
Tingkat pendidikan seseorang akan mempengaruhi nilai-nilai yang dianutnya, cara berfikir, cara pandang bahkan persepsinya terhadap suatu masalah. Konsumen dengan pendidikan yang baik akan responsif terhadap informasi, sehingga pendidikan mempengaruhi konsumen dalam pemilihan produk dan merk. Dari sisi pemasaran, dengan pendidikan yang baik, pemasar dapat memahami kebutuhan konsumen dengan tingkat pendidikan berbeda.
8. Bagaimana anda melihat anak sebagai konsumen? Mengapa anak yang menjadi konsumen potensial?
Jawab
Anak membutuhkan produk dan jasa untuk memenuhi kebutuhannya, karena psikologis seorang anak ingin terus mencoba sesuatu yang baru, sehingga anak cendrung banyak menggunakan produk dan jasa yang baru.
9. Bagaimana anda melihat remaja sebagai konsumen? Mengapa remaja yang menjadi konsumen potensial?
Jawab
Remaja juga membutuhkan produk dan jasa untuk memenuhi kebutuhannya, karena psikologis seorang remaja ingin terus mencoba sesuatu yang baru, sehingga remaja juga cendrung banyak menggunakan produk dan jasa yang baru.
10. Mengapa pendapatan, pengeluaran, kredit masyarakat dan kartu kredit merupan karakteristik ekonomi yang penting?
Jawab
Karena pendapatan, kredit, dan kartu kredit merupakan sumber daya ekonomi konsumen yang penting. Dengan ke tiga hal tersebut, konsumen dapat mengkonsumsi produk dan jasa. Sedangkan pengeluaran merupakan indikator dari sumberdaya ekonomi itu sendiri, sehingga ke empat hal tersebut menjadi karakteristik penilaian ekonomi yang sangat penting.
11. Apa yang dimaksud dengan kelas sosial?, kenapa kelas sosial penting dari segi ekonomi dan bisnis?
Jawab
Kelas sosial adalah bentuk lain dari pengelompokan lain dari masyarakat ke dalam kelas yang berbeda dan berpengaruh tehdap jenis produk, jasa, dan merk yang dikonsumsi oleh kelompok masyarakat tertentu yang ada pada kelas sosial tertentu.
Karena setiap kelas sosial memiliki kecendrungan untuk memilih produk dan jasa yang sesuai dengan kelas sosialnya, sehingga kelas sosial dapat dijadikan acuan bagi pemasar dalam memasarkan produk atau jasa dan menyusun strategi bisnis.
12. Indikator apa yang mudah untuk melihat atau membedahkan seseorang dalam suatu kelas sosial?
Jawab
· Variabel ekonomi
- Status pekerjaan
- Pendapatan
- Harta benda
· Variabel interaksi
- Perstis individu
- Asosiasi
- sosialisasi
· Variabel politik
- Kekuasaan
- Kesadaran kelas
- Mobilitas
13. Bagaimana kelas sosial mahasiswa IPB?
Jawab
Kelas mahasiswa IPB beragam baik dari variable ekonomi, interaksi maupun politik. Dari variable ekonomi tergantung pendapatan/ uang saku yang diterima dari orang tua, beasiswa ataupun sumber lain. Pada variabel interaksi dapat dilihat dari posisi keorganisasian mahasiswa baik dalam organisasi formal ataupun informal. Pada variable politik pdari segi mobilitas terdapat kelas mahasisea yang bermobilitas tinggi dan kelas mahasiswa yang bermobilitas rendah.
14. Bagaimana pola konsumsi, persepsi, prilaku, dan sikap dari mahasiswa IPB yang termasuk kelas sosial atas?
Jawab
Menurut kelompok kami mahasiswa IPB terdiri dari kelas sosial menengah ke bawah, kelas sosial menengah ke atas. Perbedaan ini dapat dilihat. Pada kelas sosial atas pola konsumsi, persepsi, prilaku, dan sikap cendrung pada hal-hal yang lebih mewah.
Contohnya dalam memilih makanan akan melihat tempat, jenis makanan,yang cendrung terkesan elit misalnya makan di restoran- restoran ternama, PH, CFC, KFC, dll. Selain itu pada mahasiswa yang kelas sosial di atas akan memiliki benda-benda yang terkesan mewah seperti hp, motor. Bahkan mobil dengan merk yang ternama. Ini sangat berbeda pada mahasiswa yang menengah ke bawah lebih cendrung makan di warteg, bahkan di emperan, dan memiliki benda-benda yang terkesan mewah.
READ MORE ...

Rabu, 27 April 2011

Hei Para Pujangga

Dimana-mana banyak yang bisa bermain kata,
dengan senyuman yang khas,
dengan tatapan yang bias,
pantas,

di dunia ini penuh dengan sastra
yang ,menggambarkan akan suatu makna,
tersembunyi, tersirat, terpola,
menunjuk, menyindir, berbohong,
dan apa pun yang ingin dilakukan,
akan dan telah dilakukan,
ditulisny dalam berbait-bait kata perumpamaan..

seumpama kau dan aku
yang berada dalam lautan kata-kata
tak bermakna,
seperti kau dan aku
yang bernyanyi tanpa suara,
seperti musik-musik yang kau petik dalam lamunan,
dan lirik yang dipadupadankan,

aku adalah kata yang kau rangkai,
tapi kau bukanlah seorang puitis maniak yang pintar,
kau hanya cerdas memainkan tingkahmu
dan sikapmu terhadap orang-orang,

setiap kamu adalah sastra yang terukir unik,
masing-masing,
sastramu adalah jalanmu dan kata ku adalah hidupku,
kau adalah kau dan aku adalah aku.
READ MORE ...

Terendap Laraku

[intro] F C 2x

F C
resah jiwaku menanti
F C
mengingat semua yg terlewati
Em Am
saat kau masih ada disisi
F G
mendekapku dalam hangatnya cintamu

F C
lambat sang waktu berganti
F C
endapkan laraku di sini
Em Am
coba tuk lupakan bayangan dirimu
F G
yang selalu saja memaksa tuk merindumu

F C
sekian lama aku mencoba
Em Am
menepikan diriku diredupnya hatiku
F C
letih menahan perih yang kurasakan
Em Am
walau ku tahu ku masih mendambamu
[int] F C Em Am 2x

F C
lihatlah aku disini
Em Am
melawan getirnya takdirku sendiri
F C G
tanpamu aku lemah dan tiada berarti
READ MORE ...

Senin, 25 April 2011

Budaya (Perilaku Konsemen bab 8)

Budaya adalah segala nilai, pemikiran, simbol yang mempengaruhi perilaku, sikap, kepercayaan, dan kebiasaan seseorang dan masyarakat.

Sikap dan perilaku yang dipengaruhi oleh budaya menurut Engel, Blackwell dan Miniard (1995), yaitu:
1. Kesadaran diri dan ruang
2. Komunikasi dan bahasa
3. Pakaian dan penampilan
4. Makanan dan kebiasaan makan
5. Waktu dan kesadaran akan waktu
6. Hubungan keluarga, organisasi dan lembaga pemerintah
7. Nilai dan norma
8. Kepercayaan dan sikap
9. Proses mental dan belajar
10. Kebiasaan kerja

Unsur-Unsur Budaya yaitu :
# Nilai (Value) adalah kepercayaan atau segala sesuatu yang dianggap penting oleh sesorang atau suatu masyarakat. Nilai biasanya berlangsung lama dan sulit berubah. Nilai akan mempengaruhi sikap seseorang dan akan mempengaruhi seseorang. Beberapa contoh nilai yang dianut orang Indonesia yaitu ; laki-laki adalah kepala rumah tangga, menghormati orang tua dan orang yang lebih tua, dsb.
Pada masyarakat indonesia telah terjadi beberapa perubahan nilai-nilai yang dianut sebagai berikut,
Nilai yang berubah : semakin banyak wanita mulai bekerja di luar rumah, maka
Pengaruh terhadap konsumsi : Pemakaian akan kosmetik, pakaian kerja dan transportasi meningkat.
# Norma (Norms) lebih spesifik dari nilai. Norma akan mengarahkan seseorang tentang perilaku yang diterima dan yang tidak diterima. Norma dalah aturan masyarakat tentang sikap baik dan buruk, tindakan yang boleh dan tidak boleh. Norma terbagi kedalam dua macam. Pertama adalah norma (enacted norms) yang disepakati berdasarkan aturan pemerintah dan ketatanegaraan, biasanya berbentuk peraturan perundang-undangan. Jika norma dilanggar maka akan mendapatkan sangsi. Norma kedua adalan (cresive norms) yaitu norma yang ada dalam budaya dan bisa dipahami dan dihayati jika orang tersebut berinteraksi dengan orang-orang dari budaya yang sama. Ada tiga jenis cresive norms yaitu :
1. Kebiasaan (Custom) ; adalah berbagai bentuk perilaku dan tindakan yang diterima secara budaya.
2. Larangan (Mores) ; bentuk kebiasaan yang mengandung aspek moral, biasanya bernemtuk tindakanyang tidak boleh dilakukan oleh seseorang dalam suatu masyarakat.
3. Konveksi (Convention) ; menggambarkan anjuran atau kebiasaan bagaimana seseorang harus bertindak sehari-hari. Menyebut orang yang dihormati dengan Bapak atau Ibu.
# Mitos menggambarkan sebuah cerita atau kepercayaan yang mengandung nilai dan idealisme bagi suatu masyarakat, contoh mitos mengenai raja-raja, mitos tentang wali songo, dll.
# Simbol adalah segala sesuatu (benda, warna, nama, konsep) yang memiliki arti penting lainnya (makna budaya yang diinginkan). Contohnya, bendera kuning sebagai simbol orang yang meninggal, Biskuat menggunakan macan sebagai ciri mereknya.

Pengaruh Budaya terhadap Perilaku Konsumen
Produk dan jasa memainkan pengaruh yang sangat penting dalam mempengaruhi budaya, kaerna produk mampu membawa pesan makna budaya. Makna budaya adalah nialai-nilai, norma-norma, dan kepercayaan yang dikomunikasikan secara simbolik. Makna budaya akan dipindahkan ke produk dan jasa, dan produk kemudian dipindahkan ke konsumen dalam bentuk pemilikan produk (possesion ritual), pertukaran, pemakain dan pembuangan. Menurut Mowen dan Minor (1998), ritual adalah tindakan sinbolik yang dilakukan konsumen untuk menciptakan, menguatkan, menghilangkan atau merevisi makna budaya tertentu. Schiffman dan Kanuk (2000) mengemukakan bahwa sebuah ritual adalah sejenis kegaitan sombolik yang terdiri atas sejumlah tahapan (banyak perilaku) yang muncul dengan teratur dan berulangkali.

Budaya Populer, budaya masyarakat banyak, contohnya:
*iklan dalam berbagai bentuk,
*Televisi banyak digunakan karena jangkauannya dan kemampuan audio & visual dalam penyampaian iklan
*Musik ; konsumen Indonesia sangat terbuka dalam menerima musi luar
* Radio ; bisa mendengarkan radio sambil bekerja, mengemudi dan kegiatan lainnya
*Pakaian dan Aksesoris ; contoh celana panjang, T-shirt
*Permaina (games) anak-anak terutama dikota-kota besar menghabiskan waktu bermain PS
* Film
*Komputer

READ MORE ...

Selamanya Cinta

[intro] G C 3x B

Em Am
di kala hati resah
D G
sribu ragu datang memaksaku
Em Am
rindu semakin menyerang
C D Bm Em
kalaulah aku dapat membaca pikiranmu
Am F
dengan sayap pengharapanmu
C D
ingin terbang jauh

Em Am
biar awanpun gelisah
D G
daun2 jatuh berguguran
C D Bm Em
namun cintamu kasih terbit laksana bintang
Am F C D
yang bersinar cerah menerangi jiwaku

G Bm
andaikan ku dapat mengungkapkan
C Bm C Bm Am D
perasaanku hingga membuat kau percaya
G Bm
akan kuberikan seutuhnya
C Bm C Bm Am D
rasa cintaku selamanya...selamanya...

G Bm
andaikan ku dapat mengungkapkan
C Bm C Bm Am D
perasaanku hingga membuat kau percaya
G Bm
akan kuberikan seutuhnya
C Bm
rasa cintaku
C Bm Am
rasa cinta yang tulus dari dasar
B7 Em D A
lubuk hatiku

C G C G
Tuhan, jalinkanlah cinta
Am Bm E
bersama, slamanya

[int] Am D G Em
Am Bm C Am-D
READ MORE ...